Setelah sekian lama ditunggu akhirnya AMD secara resmi melansir generasi terbaru prosesor destop komputernya.
Didesain memakai teknologi proses 45nm, vendor yang bermaskas di sunnyvale, California ini memperkenalkan dua model prosesor anyar sekaligus yakni Phenom II X4 920 dan Phenom II X4 940. keduanya menawrkan arsitektur quad-core dan meski di desain mirip dengan corei7 besutan intel, akan di lego di bawah $300.
Keunggulan Phenom II adalah 6MB L3 cahe-lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya yang hanya menyediakan cache 2MB. Juga terdapat 758 juta transistor .
Phenom IIX4 920 akan menjadi prosesor Phenom II dengan performa terendah dan harga termurah _menyediakan clock speed 2,8 Ghz dan siap dilego $ 235, sedangkan X4 940 yang dijuluki Black Edition akan mengadopsi core speed 3,0Ghz dengan harga $275 . Frequensi keduanya bisa digeber lagi hingga 6Ghz via overclock memakai pendingin ekstrim.
AMD Phenom II Bisa Di-Overclock sampai 6 Ghz
Confined – As I Lay Dying
Notebook Lokal
Godaan menerpa ketika mata berserobok dengan notebook dengan harga murah meriah.A-Note namanya, dibanderol Rp 3.669.000,- . Jauh lebih murah dari harga aslinya.
Banjir notebook local merupakan kejelian para CEO produsen prosesor intel corporation . Pasar membutuhkan laptop dengan harga murah. Spesifikasi tak terlampau menjadi soal. Asal sudah bias untuk mengetik sudah cukup.
Disisi lain Intel berambisi memperluas pasar.sebelumnya pangsa pasar dikuasai produsen branded semacam Toshiba.Dell, Acer dan HP . Merk-merk besar menghipnotis masyarakat untuk tetap membeli meski harga selangit.
Masyarakat percaya pasti produk branded berkualitas. Kenyataanya pemilik merk adalah tukang rakit juga mereka membeli komponen dari perusahaan manufaktur perusahaan di dunia seperti Cina, Taiwan atau Indonesia.
Konon kabarnya DVD writer yang dipasang pada computer apple di produksi di tangerang, Dengar-dengar pula ,AC adapter dari IBM Thinkpad dibuat di PT. Sanken Indonesia.
Di Indonesia produk notebook lokal relatif banyak. Beberapa berjaya menguasai pasar. Notebook lokal seperti Axioo, Zyrex, Byon dan Ion relatif dikenal di publik. Adapula nama lain seperti A-Note , Relion, dan Forsa.
Membuat Website Tak Sulit Lagi
Tak heran, blog dengan segala kemudahan mampu memikat banyak orang yang ingin memiliki situs sendiri, meskipun demikian, membuat halaman demi halaman sebuah website tetap menjadi keinginan banyak orang yang ingin berbagi informasi, pengalaman atau kepentingan lainnya.
Google sepertinya memahami keinginan tersebut melalui produk barunya yang bernama Google Page Creator. Fasilitas ini diberikan secara gratis kepada pemilik akun tanpa adanya syarat untuk mencantumkan iklan apapun.
Dengan kapasitas 100 MB yang dimiliki oleh setiap akun anda tidak perlu takut untuk memaksimalkan kemampuan pembuatan desain website. Setiap pemilik akun Page Google creator bahkan akan mmemperoleh sebuah alamat situs yang bisa diakses secara langsung oleh pengguna internet didunia melalui http://namasitus.googlepages.com .
Keunggulan lainnya, anda tidak perlu mengunduh perangkat lunak apapun untuk bias membuat sebuah situs di google.Semuanya sudah dikerjakan secara langsung melalui web browser.bahkan tanpa keahlian dalam web server , anda bisa menggugah (upload) gambar-gambar ke server sekaligus menampilkannya.