Godaan menerpa ketika mata berserobok dengan notebook dengan harga murah meriah.A-Note namanya, dibanderol Rp 3.669.000,- . Jauh lebih murah dari harga aslinya.
Banjir notebook local merupakan kejelian para CEO produsen prosesor intel corporation . Pasar membutuhkan laptop dengan harga murah. Spesifikasi tak terlampau menjadi soal. Asal sudah bias untuk mengetik sudah cukup.
Disisi lain Intel berambisi memperluas pasar.sebelumnya pangsa pasar dikuasai produsen branded semacam Toshiba.Dell, Acer dan HP . Merk-merk besar menghipnotis masyarakat untuk tetap membeli meski harga selangit.
Masyarakat percaya pasti produk branded berkualitas. Kenyataanya pemilik merk adalah tukang rakit juga mereka membeli komponen dari perusahaan manufaktur perusahaan di dunia seperti Cina, Taiwan atau Indonesia.
Konon kabarnya DVD writer yang dipasang pada computer apple di produksi di tangerang, Dengar-dengar pula ,AC adapter dari IBM Thinkpad dibuat di PT. Sanken Indonesia.
Di Indonesia produk notebook lokal relatif banyak. Beberapa berjaya menguasai pasar. Notebook lokal seperti Axioo, Zyrex, Byon dan Ion relatif dikenal di publik. Adapula nama lain seperti A-Note , Relion, dan Forsa.
13
Jan
08
0 Tanggapan ke “Notebook Lokal”